Rabu, 26 Oktober 2016
RESENSI NOVEL "MATAHARI" TERE LIYE
Jumat, 07 Oktober 2016
Untuk Seorang Adik
Bismillah...
Aku lupa kapan tepatnya. Aku hanya mengingat sesosok perempuan yang membuka acara seminar saat itu. Ngobrol tak pernah, hanya sesekali bertanya terkait dengan acara saat itu. Setelah acara itu pun aku harus langsung balik ke Makassar dan tak ada lagi komunikasi.
Hingga akhirnya takdir mengantarkanku untuk mengisi seminar ke Kabupaten Bantaeng. Tiba-tiba dua orang perempuan menghampiriku. Pertama, bernama Rina. Aku mengenalnya karena dia pernah mengunjungiku di hotel untuk mengajakku jalan-jalan. Sayangnya, aku sudah cukup lelah untuk itu. Mudah-mudahan masih ada kesempatan untuk memenuhi kesempatan yang tertunda kemarin ya dek. Kedua, aku belum tahu namanya tapi pernah melihatnya. Akhirnya, dia menyapaku, "Kak, saya yang kemarin jadi MC di acara seminar yang di Bulukumba!!!".
Jujur saja, sangat terkejut saat mengetahui mereka datang rame-rame dari Bulukumba. Aku seperti menemukan saudara lama yang baru berjumpa kembali.
Hingga akhirnya ada skenario sharing, jujur aku tak pernah tahu rencana itu. Sempat melihat keraguan di wajahmu, tapi aku pun ingin belajar dari semua pengalaman hijrahmu. Ketika cerita itu mengalir dari lisanmu, tak pernah kubayangkan seperti itu kisah pencarian cinta sejatimu dek.
Yaaa....
Perkenalkan, salah satu adikku Sitti Nisma Razak. Sosoknya yang sederhana, santun, lembut, dan sesekali kocak juga. Pertemuan denganmu bukanlah kebetulan, tetapi sebuah skenario dari Allah. Mungkin ada yang pernah dapat kenalan baru tapi serasa sudah kenal lama? Dan aku menemukan itu pada dirimu, saudari perempuan yang dikirimkan oleh Allah untukku. Mungkin inilah yang disebut oleh ustadz Salim A. Fillah bahwa "ketika dua orang bersaudara karena Allah ketika mereka bertemu dan langsung bisa cocok, itu karena adanya kesamaan ruhiyah di antara mereka. Dan ketika mereka berselisih, maka boleh jadi salah satu di antaranya atau keduanya sedang mengalami kefuturan."
Pertemuan denganmu adalah salah satu nikmat yang harus kusyukuri dari Allah. Sejak mendengar kisah hijrahmu dek, semakin membuatku belajar untuk tidak menyia-nyiakan setiap nikmat dari Allah. Maka teruslah berbagi, boleh jadi akan ada yang mendapat hidayah dari kisah perjalanan hidupmu. Kita tak pernah tahu di bagian mana orang-orang akan tersentuh. Maka teruslah berdakwah karena tugas kita hanyalah menyampaikan kebenaran dan kebaikan. Selebihnya biarlah menjadi urusan Allah karena DIA-lah yang punya hak priogratif untuk memberikan hidayah.
Ikatan yang ada di antara kita adalah ukhuwah karena Allah. Dan di dalam ikatan ini rasanya seperti kadang manis, asam, atau pahit. Bagaimana pun rasanya, aku hanya selalu berharap diri ini adalah salah satu dari yang engkau sebutkan dalam lantunan doa-doa panjang untuk saudari-saudarimu. Bukankah kita memperbanyak saudara agar kelak akan ada yang tetap mendoakan kita ketika waktunya telah tiba?
Ketika kelak engkau sudah sampai di surgaNya Allah dan engkau belum menemukanku, kumohon carilah diriku yang hina ini. Tariklah aku ke surga bersamamu dek. Karena sungguh sejak Allah mempertemukan kita, maka ketika itu pula aku mencintaimu karena Allah. Berharap kita tak hanya bersama di dunia, tapi hingga di surgaNya kelak.
Wallahu a'lam bi shawab
#Proyek menulis ini untuk adikku, Nisma. Maafkan diriku yang lalai ini dek karena baru sempat memenuhi janjiku padamu. Semoga tidak mengurangi ukhuwah di antara kita.
Teruslah menulis...
Aku selalu menunggu tulisan-tulisan penuh hikmah darimu dek
Uhibbukifillah adik sholehah ^_^
Jumat, 19 Agustus 2016
BELAJAR DARI SEMANGAT PERJUANGAN OWI & BUTET
Rabu, 17 Agustus 2016
MERDEKA ITU...
Nahhh, ketika semua orang beramai-ramai menulis tentang makna kemerdekaan, saya teringat dengan kisah salah satu sahabat Rasulullah saw yaitu Bilal bin Rabah. Kisah ketika Beliau disiksa oleh kaum kafir Quraisy dibawah teriknya matahari. Saat itu kaum kafir menyiksanya agar Bilal meninggalkan agama islam yang baru saja dipeluknya. Namun, apa yang dilakukan oleh Bilal. Semakin beliau disiksa, maka lisannya terus saja mengucapkan “ahad... ahad... ahad..!!!”. Bilal lebih memilih mati daripada harus meninggalkan agama Allah. Sedikit pun Bilal tak takut mati saat itu. Bilal malah lebih takut jika harus menyekutukan Allah swt.
Merdeka itu ketika seluruh hidupmu telah engkau berikan hanya untuk mengabdi kepadaNya...
Merdeka itu ketika engkau tak lagi diperbudak oleh dunia...
Bilal memang seorang budak, tetapi Beliau adalah budak Allah bukan budak dunia...
Dan merdeka itu adalah ketika kaki ini sudah berada di surgaNya Allah...
Merdeka itu ketika bisa berjumpa dengan Allah, alasan untuk semua perjalanan dan perjuangan panjang karenaNya...
Merdeka itu ketika bisa berjumpa dengan teladan kita Rasulullah saw, sosok yang selalu menguatkan lewat kisah perjuangannya ketika semangat mulai menurun...
Maka teruslah berbuat baik menyiapkan bekal terbaik untuk sebuah perjalanan panjang menuju kampung halaman, kampung surga...
Maka teruslah berkarya mengisi kemerdekaan, menjadi manusia bermanfaat untuk orang di sekitar kita demi mendapatkan ridhoNya...
Maka teruslah bergerak melangkah ke depan, karena hidup hanya sekali maka buatlah menjadi berarti...
Karena untuk membuat perubahan besar harus dimulai dari hal-hal yang kecil dan harus kita yang memulainya terlebih dahulu tanpa ada kata nanti, nanti, dan nanti...
Wallahu a'lam bi shawab
Senin, 15 Agustus 2016
SEMUA ANAK ADALAH BINTANG Materi Parenting Class Institut Ibu Profesional (IIP) Sulawesi Selatan
Engkau memang berbeda nak dengan mereka...
Engkau memang berbeda dengan teman2mu...
Tapi tahukah kamu...
Perbedaan itulah yang membuatmu special...
Karena engkau bintang di mata bunda...
Bintang yang dikirimkan oleh Allah dalam kehidupan Bunda...
Karena engkau anak istimewa di mata bunda...
Anak yang kelak akan menarik tangan bunda ke surgaNya Allah...
Karena itu berikan tangan kecilmu anakku...
Izinkan bunda menemanimu tumbuh...
Izinkan bunda menemanimu berjalan menemukan semua yang sudah Allah berikan untukmu...
Karena sampai kapan pun engkau tetap bintang di mata bunda...
NUTRISI UNTUK PASIEN COVID-19
Pasca postingan tulisan pengalaman saya menghadapi Covid-19 di instagram (@cerita_bonita), banyak teman yang DM dan japri bertanya ...
-
Setiap kali kita selesai membeli laptop, maka kita akan menginstal beberapa aplikasi yang dibutuhkan. Laptop tersebut akan memberikan bany...
-
Sekarang semua orang disibukkan dengan urusan tahun ajaran baru. Orang tua sibuk mendampingi anaknya mengikuti Masa Pengenalan L...
-
Tulisan kali ini saya ingin mengikat ilmu yang telah diberikan oleh salah satu guru kami, Jamil Azzaini atau biasa dipanggil Kek...

