Senin, 06 Maret 2017

TIPS AGAR IBADAH UMROH KAMU LANCAR (BAGIAN I)




Tulisan kali ini masih dari catatan perjalanan umroh ane kemarin. Tetapi kali ini ane ingin sharing tentang beberapa tips yang penting untuk ibadah umroh teman-teman. Belajar dari penglaman pribadi kemarin, ane harus bertanya ke beberapa orang tentang banyak hal agar ibadah umroh bisa berjalan lancar. Dan kemarin pas balik, banyak yang nanya-nanya ke ane tentang barang apa saja yang harus dibawa dan apa yang harus dipersiapkan. So, ane mencoba merangkumnya dalam sebuah tulisan. Semoga tulisan ini bermanfaat buat teman-teman yang akan melaksanakan ibadah umroh dan buat yang baru berencana atau berniat semoga Allah mudahkan jalannya. In syaa Allah, Allah selalu punya banyak cara mengundang hambaNya ke tanah haram. Jadi, jangan pernah berhenti berdoa meminta kepada Allah.

Pertama, Buatlah catatan target ibadah yang akan Anda lakukan selama disana, misalnya mau khatam berapa kali. Jangan malah bikin catatan belanja. Ini tanah haram gaann, bukan tanah abang. Jangan gagal fokus ya…

Kedua, Perbanyak sholat tobat dari sekarang. Banyak kejadian yang diluar dugaan yang bakalan hadir di depan mata Anda. Lagi-lagi kita ngga boleh komentar sembarangan, cukup didengarkan, ambil ibrahnya, dan banyak beristighfar.

Ketiga, Latihan fisik. Mulai dari sekarang rajinlah berolahraga jalan. Bagi yang suka JAPRUT alias JAPPA PARUNTANG, maka Anda tidak akan gampang lelah. Mengapa demikian? Soalnya kamu bakalan sering jalan, apalagi ketika menjalani ibadah umroh khususnya pada saat melaksanakan sai. Para jama’ah paling banyak berkomentar seperti ini, “Ya Allah, bagaimana dulu Hajar waktu berlari dari bukit safa dan marwah. Kita saja sekarang Alhamdulillah sudah ada AC dan berjalan di lantai masjid. Tapi Hajar dulu sudah panas dan tidak ada pendingin ruangan.” Tidak boleh ada kalimat mengeluh, soalnya di sana lisan harus terjaga.

Keempat, Ada beberapa barang yang sebaiknya kamu bawa. Diantaranya, lip balm soalnya cuaca disana bikin bibir kamu jadi pecah-pecah. Kalau dihotel kamu bisa pakai madu. Jadi madunya selain untuk diminum, juga bisa untuk pelembap bibir kamu. Jaket, kemarin pas berangkat suhunya sampai 9 derajat. Masker, sebaiknya kamu pakai tiap saat. Selain untuk mengurangi rasa dingin, juga untuk mencegah penyebaran virus penyakit. Soalnya disana kita bakalan berinteraksi dengan banyak orang dari berbagai negara. Obat-obatan, sebaiknya kamu bawa obat yang kamu butuhkan. Yang terpenting adalah vitamin C plus obat untuk menambah sistem imun. Sepatu karet, sepatu ini ane lihat dari orang-orang Turki dan Pakistan. Sepatunya dari bahan karet, alasnya tebal, dan kainnya tipis. Sepatu ini dipakai saat mereka lagi tawaf dan sai. Ada juga yang memakainya saat sholat. Jadi, memang sepatu ini khusus dipakai untuk di dalam masjid. Tujuannya, untuk mengurangi rasa dingin. Kalau sepatu ini terserah teman-teman saja. Kalau menurut pengamatan ane, sepatu ini cocok buat Anda yang tidak kuat dingin. Tetapi kalau ingin merasakan dinginnya, lebih baik lagi sambil membayangkan bagaimana dulu dinginnya yang dihadapi Rasulullah saw dan para sahabat. Yang jelas pasti lebih dari yang kita rasakan saat ini.

Kelima, Buat kamu yang jarang sholat berjama’ah di masjid, ada baiknya kamu biasakan dari sekarang sambil visualisasikan kamu lagi berjalan menuju masjid Nabawi dan Masjidil Haram.

Keenam, Pelajari semua jenis sholat sunnah dan mulai biasakan dari sekarang. Lagi-lagi ini kesempatan gaann untuk berebut pahala sholat di dua tempat yang diberkahi oleh Allah. Salah satunya pelajari sholat jenazah karena di setiap habis sholat wajib, akan ada sholat jenazah.

Ketujuh, Biasakan sholat tepat waktu dari sekarang. Kebiasaan ini akan membantu kamu untuk mawas diri terhadap waktu sholat.

Kedelapan, Belajar pasang “kuda-kuda”. what? Buat apa? Buat kamu yang terbiasa belajar kuda-kuda, maka akan sangat membantu kamu khususnya ketika harus bersaing sholat di tempat-tempat mustajab, seperti Raudhah, hijir ismail, dan multazam. Pengalaman kemarin saat masuk ke Raudhah, karena ane masuknya bareng rombongan keluarga maka kami membuat lingkaran kecil dan bergantian sholat dalam lingkaran. Ketika ada yang sholat, maka pertahanan yang membuat lingkaran harus kuat karena akan banyak dorongan apalagi dari jama’ah yang badannya besar-besar gannn. Kalau kuda-kuda kamu ngga kuat, maka kasihan teman kamu yang sedang sholat. Usahakan untuk melaksanakan sholat sunnah dua raka’at di tempat-tempat yang mustajab. Jika tidak memungkinkan, maka silahkan sampaikan kepada Allah semua doa-doamu. Lagi-lagi manfaatkanlah tempat-tempat mustajab untuk banyak beribadah dan berdoa.

Kesembilan, Biasakan memiliki manajemen waktu yang baik. Misalnya, Cobalah cari tahu jam berapa restoran tutup. Hal ini akan membantu kamu dalam mengatur waktu ketika kamu ingin itikaf di masjid. Saran ane, buat kamu yang ingin itikaf dari sejak waktu tahajjud sampai dhuha atau dhuhur, maka siapkan cemilan buah. Lumayan buat pengganjal perut yang menyehatkan. Kenapa harus bawa cemilan cepuluh cebelas? karena kesehatan harus tetap kamu jaga gaann. Bahkan ada jama’ah yang suka bagi-bagi kurma untuk jama’ah yang lain. Urusan minum tenang saja, soalnya air zam-zam siap dimana-mana. Kamu cukup bawa botol kosong. Selebihnya, ada baiknya kamu pulang di saat jadwal makan. Khawatirnya kamu bakalan kena maag karena pola makan yang tidak teratur. Lagi-lagi kesehatan penting gaann, khususnya untuk beribadah.

Kesepuluh, Buat kamu yang minum obat penahan haid, gak perlu takut dengan efek sampingnya. Kemarin ane pun sempat khawatir dengan berbagai macam pertimbangan berdasarkan pengalaman teman-teman yang minum obat ini. Obat ini harus kamu minum sebelum berangkat. Silahkan konsultasikan ke dokter karena harus disesuaikan dengan jadwal haid kamu gaann. Buat kamu yang malas minum obat atau suka lupa minum obat, ada baiknya kamu minum yang dosisnya 1x1. kalau pun kamu sudah terlanjur minum yang dosisnya 2x1, maka perhatikan jam minumnya. Kemarin ane minum setiap pukul 06.00 dan 18.00 Wita. Pas nyampe jeddah, kamu bisa bayangin betapa repotnya ane jagain waktu biar ngga telat minum. Jadi selama disana, ane harus minum obatnya setiap pukul 13.00 dan pukul 01.00 waktu setempat. Adapun efeknya macam-macam, ada yang langsung diserang ngantuk luar biasa, ada yang badannya sakit semua, ada juga yang sampai jerawatan. Maka solusinya adalah perbanyak olahraga ketika mengkonsumsi obat ini, in syaa Allah akan sangat membantu mengurangi semua efek samping tersebut. Terakhir tentang obat ini, tetaplah berdoa kepada Allah agar diberi kemudahan beribadah. Karena meminum obat ini hanyalah bagian dari ikhtiar, selebihnya tetap Allah yang menentukan. Soalnya ada beberapa jama’ah yang minum obat ini tapi tetap haid. Wallahu a’lam bi shawab. Oh ya, untuk jenis obat penahan haid ini silahkan tanyakan langsung ke dokter jenisnya ya…

Kesebelas, Sebaiknya Anda tilawah dengan mushaf, bukan dengan Al Qur’an digital. Mengapa? Berdasarkan hasil pengamatan ane, sebagian besar yang tilawah dengan gadgetnya sangat mudah terpancing untuk selfie atau pun membuka sosmed. Ingat gaann, ini kesempatan berharga untuk meraup pahala, maka maksimalkan waktu kalian untuk beribadah. Ada juga yang tawaf sambil pegang tongsis bahkan sampai melakukan video call. Sahabatku, lakukan tawaf itu sama seperti ketika kamu sedang sholat. Lakukanlah dengan penuh kekhusyuan. Simpanlah dahulu gadgetmu. Sudah berapa banyak waktu yang kamu lewatkan dengan tidak memberikan yang terbaik untuk Allah? Maka kali ini berikanlah yang terbaik kepada Allah.

Kedua belas, Berapa banyak baju yang harus kubawa? Bawalah secukunya. Kalau Anda tipe orang yang malas mencuci, maka bawalah baju sebanyak jumlah hari perjalanan umroh Anda. Buat Anda yang terbiasa mencuci pagi-pagi buta, Anda bisa memanfaatkan ketika mandi sebelum shalat tahajjud untuk mencuci. In syaa Allah bajunya kering koq. So, kamu boleh bawa hanger buat jemur-jemur cucian di kamar mandi. Bawanya secukupnya aja ya, sekitar 3-5 buah.  

Ketiga belas, Nahhhh, buat kamu yang suka belanja tenaaang. Ane kasi tips juga ya. Berdasarkan hasil pengamatan ane, hampir sebagian besar koper jama’ah itu “beranak”. Maksudnya, tadinya hanya bawa satu koper. Ehhh, pas balik ke Indonesia langsung jadi tiga koper. Bisa kamu bayangin isinya apa selain cucian? Nah tips ini ane dapat dari salah satu jama’ah yang hobinya traveling keliling dari satu negara ke negara yang lain. Jadi, selain dari tas travel dia juga bawa tas berukuran sedang yang dimasukkan ke cabin pesawat. Bukan cuma itu, ada lagi tas cadangan yang bisa dilipat-lipat berukuran besar yang memang disiapkan untuk oleh-oleh.  

Keempat belas, Untuk tempat belanja yang murah ane kurang tahu sih. ane hanya share beberapa tempat belanja yang bisa dikunjungi. Kebun kurma, disini kamu bisa belanja semua jenis kurma dan coklat. Di sekitar masjid Nabawi dan masjidil Haram juga banyak tempat belanja. Kondisi ini menjadi ujian tersendiri buat kamu yang memang hobi belanja. Kalau di Mekkah ada pasar butungnya juga, namanya Javaria. Di sini kamu bisa belanja dalam jumlah yang banyak karena harganya jauh lebih murah. Oh ya, jangan lupa bawa LATBAN atau ISOLASI yang gede ya gaann. Buat bungkus-bungkus barang kamu. Usahakan semua barang yang kamu bawa masuk bagasi. Jadi kalau panitia travel sudah meminta koper kamu, maka usahakan semua barang kamu udah kamu setor. Karena kalau kamu sampai telat setornya, maka kamu harus bagasi sendiri plus nambah lagi deh ongkosnya.

Kelima belas, in syaa Allah yang terakhir nih gan. Buat kamu yang pengen ngerasain nikmatnya bermajelis ilmu di masjid Nabawi sangat besar kesempatannya. Soalnya majelis ilmunya banyaaakk. Tapi saya gak bisa bahasa arab? Naahh, triknya adalah observasi dulu jenis majelis ilmunya. Kalau lagi bahas kajian mending ngga usah, dijamin kamu ngga bisa ngerti semua materinya. Saran ane, carilah majelis ilmu yang sedang belajar tahsin. Ini jauh lebih mudah. Cukup berikan kode kalau kamu mau gabung. Alhamdulillah kalau kamu bisa dapat pengajar yang jago banyak bahasa. Kemarin ane dapat Murobbiyah yang bisa bahasa Arab, Indonesia, India, dan Inggris. Wwiiihhh kamu bisa bayangin ekspresi ane waktu ketemu ibu ini. Serasa pengen ane peluk dan ane bawa ke Indonesia. Maaf kalau sedikit lebay, tetapi benaran gaannn. Ane kagum sama makhrojatul hurufnya Ya Allah. Semoga Allah selalu menjaga beliau dan ane diberikan kesempatan untuk belajar lagi dari beliau. Aamiin ya Rabb.

Alhamdulillah, akhirnya selesai juga tulisan ini. Maaf kalau kepanjangan ya gaann. Di akhir tulisan ini, ane mau menyimpulkan bahwa disana kamu harus memperbanyak stok sabaaarrr dan syukuuurrrr. Bersabar untuk setiap kondisi, seperti lama perjalanan yang sampai berjam-jam. Ingatlah kembali Rasulullah saw pada umroh pertamanya menempuh perjalanan selama 15 hari berjalan dari kota Madinah ke Mekkah. Itu pun sesampai disana Beliau tidak jadi umroh karena dihalangi oleh kaum kafir Quraisy. Maka perbanyaklah stok sabarnya dimana pun Anda berada, di hotel, restoran, bahkan sampai di masjid. Perbanyak syukurrrr, Alhamdulillah Anda menjadi salah satu yang diundang oleh Allah untuk melaksanakan ibadah umroh. Tetap berprasangka baik kepada orang sekitar dan jangan terlalu cepat mengambil kesimpulan jika melihat sesuatu yang menurut anda aneh atau ganjal.

Satu lagi, kalau ini beneran yang terakhir hehehe… Madinah dan Mekkah adalah dua kota yang berbeda. Mudah-mudahan kalian bisa merasakannya langsung. Di Madinah kalian akan menemukan ketenangan. Bahkan ketika sholat pun semuanya rapi dan tenang. Sangat berbeda ketika di kota Mekkah. Ujiannya berkali-kali lipat. Jangan heran kalau kamu lagi sholat tiba-tiba ada kaki yang melayang di atas kepala kamu. Ya, mereka adalah orang-orang yang sedang mencari shaf buat sholat karena memang cepat penuh. Atau kalau kamu lagi sholat di depan ka’bah tiba-tiba ada ikhwan yang sholat dekat kamu. Maka pintar-pintarlah memilih tempat sholat, misalnya ketika ingin menunaikan sholat sunnah sehabis thawaf. Kondisi ini membuat saya teringat betapa luar biasanya yang dihadapi dahulu oleh Rasulullah saw. In syaa Allah kondisi-kondisi seperti ini akan menambah kecintaan kita kepada kekasih Allah swt.

Sudah dulu ya gaann, kayaknya udah kepanjangan nih. Harapan ane, semoga tulisan ini bermanfaat buat teman-teman. Silahkan dishare ya gaann. Ane lebih senang kalau dishare, biar manfaatnya banyak. Kalau ada yang mau kasi tambahan juga boleh. Untuk sharing tentang tempat-tempat tertentu, nanti akan ane share di kesempatan lain. Misalnya, gimana triknya biar bisa cepat lolos sholat di Raudhah. Pastinya berdoa minta sama Allah, hehehe…

Wallahu a’lam bi shawab

JABAL UHUD

Ketika perang uhud terjadi, saat itu Rasulullah saw berpesan kepada pasukan pemanah untuk tidak meninggalkan bukit uhud sampai Beliau memberikan perintah.

Ketika kaum muslimin sudah berhasil membuat kaum kafir Quraisy mundur, pasukan pemanah tergiur dengan ghanimah atau harta rampasan perang yang ditinggalkan oleh kaum kafir Quraisy. Mereka khawatir tidak kebagian ghanimah. Hal itu membuat iman mereka goyah dan mengabaikan pesan Rasulullah saw. Mereka pun meninggalkan bukit dan berebutan ghanimah. Melihat hal itu, kaum kafir Quraisy pun mengubah strateginya. Mereka menyerang dari belakang dan akhirnya membuat kaum muslimin kewalahan. Di perang uhud ini banyak sahabat yang menjadi syuhada.

Disini kita bisa mengambil pelajaran betapa menyilaukannya dunia hingga bisa membuat iman kita goyah. Bahkan sampai mengabaikan perintah dari Rasulullah saw. Maka mintalah kepada Allah agar senantiasa meletakkan dunia ditanganmu, cukup Allah dan RasulNya yang bertahta dihatimu. Dan ketika memandangi bukit ini, "Ya Rasulullah, betapa berat perjuanganmu agar kami bisa menikmati nikmatnya islam hingga saat ini. Lalu masih pantaskah ada kalimat keluhan dari lisan ini?"

Ketika mengunjungi tempat ini, ada dua kisah sahabat dari perang uhud yang tersimpan baik di memoriku dan selalu jadi penyemangat disaat ghirah lagi turun...

Pertama, Hamzah bin Abdul Muthalib. Beliau adalah paman Rasulullah saw yang mendapat julukan SINGA ALLAH. Beliau dibunuh oleh seorang budak suruhan Hindun yang bernama Wahsyi. Setelah berhasil membunuhnya, Wahsyi pun melaporkannya kepada Hindun dengan memberikan hati Hamzah. Hindun lalu memakan hati Hamzah namun tidak bisa dia kunyah maka dia pun memuntahkannya dengan penuh kemarahan dan dendam. Bahkan Hindun sampai memotong telinga Beliau lalu menggantungkannya di lehernya. Kematian paman Beliau sangat membuat Rasulullah saw bersedih. Pada peristiwa ini turunlah surah An Nahl : 125-128

"Serulah manusia kepada jalan TuhanMu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya TuhanMu Dialah yang lebih mengetahui tentang siapa yang tersesat dari jalanNya dan Dialah yang lebih mengetahui orang2 yang mendapat petunjuk. Dan jika kamu memberikan balasan, maka balaslah dengan balasan yang sama dengan siksaan yang ditimpakan kepadamu. Akan tetapi jika kamu bersabar, sesungguhnya itulah yang lebih baik bagi orang2 yang bersabar. Bersabarlah hai Muhammad dan tiadalah kesabaranmu itu melainkan dengan pertolongan Allah dan janganlah kamu bersedih hati terhadap kekafiran mereka dan janganlah kamu bersempit dada terhadap apa yang mereka tipu dayakan. Sesungguhnya Allah beserta orang2 yang bertakwa dan orang2 yang berbuat kebaikan." (Q.S. An Nahl: 125-128)

Kedua, Thalhah bin Ubaidillah. Beliau adalah satu dari 9 sahabat yang melindungi Rasulullah saw dari serangan pedang kaum kafir Quraisy ke tubuh Beliau. Thalhah menjadikan tubuhnya sebagai tameng untuk melindungi Rasulullah saw. Hingga di tubuhnya ditemukan 70 luka bekas sayatan pedang dan hujaman tombak. Bahkan jari-jarinya sampai putus demi melindungi manusia mulia yang dicintainya. Sampai Rasulullah saw pernah berkata,"jika engkau ingin melihat calon penghuni surga berjalan di muka bumi, maka lihatlah Thalhah."

Shalawat dan salam semoga senantiasa tercurah kepada Rasulullah saw dan para syuhada uhud. Semoga kita menjadi orang-orang yang dinantikan oleh mereka di jannahNya. Aamiin ya Rabbal 'alamin

Madinah, 20 Februari 2017

#catatanperjalananumroh

Sabtu, 28 Januari 2017

ADAB BERILMU #NHW 1



BONITA MAHMUD
INSTITUT IBU PROFESIONAL SULAWESI SELATAN
KELAS MATRIKULASI BATCH #3
NICEHOMEWORK #1

1. SATU JURUSAN ILMU YANG AKAN ANDA TEKUNI DI UNIVERSITAS KEHIDUPAN
Ada dua passion yang akan kuseriusi, yaitu PSIKOLOGI PENDIDIKAN DAN PERKEMBANGAN ANAK serta DUNIA MENULIS.

2. ALASAN TERKUAT INGIN MENEKUNI ILMU TERSEBUT
Pertama, latar belakang keilmuan dari psikologi sehingga membuat saya ingin serius memperdalam ilmu tersebut.
Kedua, saya menyukai dan mencintai dunia anak-anak sehingga saya harus banyak belajar tentang psikologi pendidikan dan perkembangan anak. Itulah mengapa salah satu cita-cita saya adalah membuat sekolah paud agar bisa menerapkan ilmu dan passion saya kelak. Aamiin ya Rabbal ‘alamin. (MOHON DOANYA YA BUNDA… ^_^)
Ketiga, menulis seperti sebuah terapi dan hobi saya sejak SD. Saya ingin menjadikan hobi ini menjadi salah satu cara untuk menebar manfaat dari pelajaran yang saya dapatkan dari universitas kehidupan.
Keempat, saya ingin meninggalkan sebuah jejak lewat sebuah karya dalam bentuk tulisan.
 
3. STATEGI MENUNTUT ILMU YANG AKAN DIRENCANAKAN
Pertama, ikut kajian atau majelis ilmu yang berhubungan dengan passion. Menambah skill yang berhubungan dengan passion, misalnya ikut pelatihan dan workshop.
Kedua, menyiapkan waktu khusus untuk mempelajari Al Qur’an, yaitu sesudah shalat tahajjud.
Ketiga, menyiapkan waktu khusus untuk membaca buku-buku shiroh yang berhubungan dengan passion, yaitu 20 menit sebelum tidur.
Keempat, hanya online pada waktu-waktu tertentu dan mengurangi aktivitas dengan dunia sosmed (Alhamdulillah, bagian ini sudah berjalan sejak awal Januari).
Kelima, ingin lebih banyak berbuat daripada bicara.
Keenam, in syaa Allah ingin membuat komunitas jejak nabi untuk anak-anak. Untuk mewujudkan ini, saya harus mencari teman-teman yang punya visi dan misi yang sama.
Ketujuh, OWOP (One Week One Posting) di blog. Menulis saja, urusan aturan dalam penulisan pelan-pelan diperbaiki.
Kedelapan, bergabung dengan komunitas menulis dan parenting (Alhamdulillah sudah terlaksana).

4. PERUBAHAN SIKAP APA SAJA YANG AKAN ANDA PERBAIKI DALAM PROSES MENCARI ILMU TERSEBUT
Pertama, lebih taat dan cinta kepada Allah swt dan RasulNya.
Kedua, lebih banyak bersyukur untuk setiap nikmat dari Allah. Selalu melihat ke atas dalam urusan ibadah dan ilmu serta melihat ke bawah untuk urusan duniawi.
Ketiga, selalu bersikap rendah hati.
Keempat, lebih semangat lagi dalam mengajak orang lain untuk berbuat kebaikan kepada sesama.
Kelima, lebih bersemangat dalam menghadiri majelis ilmu dan mengkaji Al Qur’an.
Keenam, menghadapi komentar orang-orang dengan tersenyum dan senantiasa mendoakan kebaikan untuk mereka.
Ketujuh, lebih tenang dan sabar dalam menjalani setiap ujian kehidupan.

NUTRISI UNTUK PASIEN COVID-19

    Pasca postingan tulisan pengalaman saya menghadapi Covid-19 di instagram  (@cerita_bonita), banyak teman yang DM dan japri bertanya ...